12.08.2011

jadikan hati ini samudera

Seminggu ini saya dalam keadaan yang sangat labil. akumulasi dari kekesalan dan kesedihan-kesedihan yang saya tumpuk akhirnya pecah dua hari ini.entah sudah ada berapa orang yang melihat saya menangis. nominasi mahasiswa teramah mungkin harus di hapus dari saya. dan diganti jadi mahasiswa tercengeng ! :)

saya kehilangan senyum saya, saya kehilangan waktu produktif saya dan terlebih saya seperti kehilangan pegangan jiwa saya..Astaghfirullah hal adzim..

saya sadar dan memang harusnya sadar !, saya memang lemah tapi saya bisa berusaha untuk kuat.saat ini memang tidak ada ibu ,yang mana tanpa harus saya bercerita keluh dan kesah .cukup menggenggam tangan saya maka lepaslah resah saya.
cukup dengan melihatnya bekerja keras demi saya, membuat beban saya terasa lebih ringan dibanding dengan beban yang beliau punya.

sebagai penggantinya saya punya sahabat-sahabat dan mbak-mbak yang berusaha meredam tangis saya.beberapa hanya dapat menampung airmata saya, meminjamkan pundaknya [jika diperlukan] dan memberikannya sapu tangan [kalau perlu handuk] untuk menghapus airmata saya … Jazakillahu khairan ukhti.

saat ini satu hal yang terus saya ucapkan dalam batin “meta, hapus air mata, jangan berhenti bergerak dan katakan “ya ALLAH saya terima sakitnya, saya ridho. Dan kini saya kembalikan semua cinta dan perih ini kepadaMu wahai pemilik cinta… tempat saya menggantungkan bahagia dan derita saya dunia dan akhirat, saya ikhlas dan saya kembalikan, terimalah taubat saya dan beri saya kekuatan untuk terus berada dijalanMu, jadikan taubat saya taubat nasuha yang akan menjauhkan saya dari kesalahan yang sama, dari aib yang sama, tutupi aib-aib saya wahai penutup semua aib.. “

ketenangan belum sepenuhnya milikku … SEMOGA. Ya ALLAH kabulkan do’a saya, kepada siapa lagi meminta jika bukan kepadaMu ya ALLAH.. kemana lagi harus meminta jika tak KAU kabulkan do’a-doa ini … amin ya ALLAH [bantu saya doa yah...] :)

Saya yakin ALLAH adalah sebaik baik penegur, dan jika manusia tidak lagi bisa dinasehati maka tunggulah hingga ALLAH menggunakan caraNya untuk menegur kita umatnya nauzubillahiminzalik… toh tujuan hidup kita hanya untuk ALLAH, hanya untuk mengisi napas kita dengan ibadan dan menjadi khalifah dimuka bumi hingga kita menghadap MAHKAMAH ALLAH nanti … Iya, saya kadang sok tahu, padahal saya sendiri sedang berada dititik NOL untuk mengisi dengan satu dua tiga ibadah, memperbaiki diri dalam keheningan… dst untuk menuju mahkamah ALLAH dimana setiap napas saya akan saya pertanggung jawabkan.

Ya ALLAH … ampuni saya, lembutkan hati-hati orang-orang yang MUNGKIN pernah terzhalimi akibat ketidak tahuan saya telah menyakiti mereka, bukakan hati mereka untuk memaafkan saya agar saya dapat mencium baunya syurga, ah saya sungguh takut jika silaturahmi kita terputus dan kita tidak bisa mencium baunya syurga… ya ALLAH beri hamba jalan untuk menyambung silaturahmi yang pernah terputus.. kalimat yang terakhir ini resah milik saya bukan milik sahabat saya, iya saya sedang takut tidak mencium baunya syurga karena putusnya silaturahmi yang sedang saya sulam sambung, dan akan terus saya mohonkan hingga akhir napas saya, ah saya RESAH :(

Ya ALLAH anta murabbi … saya INGIN kembali setelah luluhnya dosa-dosa saya, Irhamna ya ALLAH :)

SABAR YA TA ! JADIKAN HATI INI SELUAS SAMUDERA YAH !!

Tidak ada komentar: